semoga blog ini dapat menjadi media inspirasi informasi berguna dan sebagai obat kegelisahan..

Sawah Adat

Sawah Adat

Tiga hari ini saya berada di lingkungan petani, khususnya di dua desa adat di Enrekang, Sulawesi Selatan. Sebenarnya tujuan saya ingin bela...
Belajar Literasi dari Desa Labbo

Belajar Literasi dari Desa Labbo

Telah terbit di website : kalaliterasi.com Membaca “Literasi dari Desa Labbo” membuka mata kita, bahwa di desa, masih kuat signal – sig...
Bincang - Bincang di Pematang Tambak

Bincang - Bincang di Pematang Tambak

Kemarin, Saya ke Takalar Lama, Kecamatan Mappakasungguh, untuk melihat ulang kondisi budidaya rumput laut gracilaria di musim hujan. Sampai...
Melihat Desa Lebih Dekat - Potret Nurhady Sirimorok

Melihat Desa Lebih Dekat - Potret Nurhady Sirimorok

Nurhady Sirimorok, atau biasa disapa Dandi datang ke tepi gunung, Tudo Aog, Pucuk Bambu, Kota Mobagu, tahun 1996. Dengan membawa peralatan ...
Orwell dan Kekayaan Pengamatannya

Orwell dan Kekayaan Pengamatannya

Orwell tidak hanya menawarkan visi tentang kehidupan yang baik melalui novel - novelnya. Tapi juga membantu kita untuk melihat lebih detail...
Jalanan dan Kereta Api

Jalanan dan Kereta Api

Dr. Jan Willem Ijzermen, seorang insinyur utama Jawatan Kereta Api Belanda, pada 13 Februari 1891, menyusuri hutan dari pinggiran Padang Pa...
Selamat Hari Natal

Selamat Hari Natal

Besok, ummat Kristen merayakan kelahiran tokoh besar, Yesus Kristus, Bung Maha Kasih, Putra Tuhan. Tak terbayang hebatnya, rasa senang itu,...
Gun

Gun

Seperti bola basket, semakin ditepuk, semakin mental. Mungkin begitulah karakter Gunawan Mashar, ketika ia jatuh, ia tak berhenti, ia han...
Mangdu (Mangrove Windu)

Mangdu (Mangrove Windu)

Istilah ini tiba - tiba lahir tadi siang. Di sebuah halaman instansi penelitian perikanan budidaya, Bonto Jolong, Maros. Sambil duduk - dud...
Pemimpin Muda

Pemimpin Muda

Sore hari, Kamis, 6 Desember 2018, dalam sebuah perjalanan panjang antara Makassar - Luwu, kami singgah di sebuah cafe pinggir Sungai Pangk...
Tanggapan terhadap Kematian Induk Udang Windu Asal Aceh Timur dalam Penerbangan ke Makassar

Tanggapan terhadap Kematian Induk Udang Windu Asal Aceh Timur dalam Penerbangan ke Makassar

Pada Senin, 26 November 2018, Induk Udang yang berjumlah 200 ekor, terdiri atas 150 ekor induk betina dan 50 ekor induk jantan, mengalami k...
Next Postingan Lama
Bontocina